LENTERAINDONESIANEWS.COM, MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perjuangan kesetaraan hak dan status profesi para pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia ke-21 di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Sabtu (5/9/2026).
Hari Wuryanto mengapresiasi dedikasi para guru yang menjadi fondasi awal pembentukan karakter generasi penerus. Menurutnya, peran tenaga pendidik nonformal sangat vital, tetapi sejauh ini kerap belum mendapatkan pengakuan maupun kesejahteraan yang sepadan.
"Peran guru PAUD ini sangat menentukan masa depan anak-anak kita. Oleh karena itu, kesetaraan hak, kesejahteraan, serta kejelasan status profesi mereka harus terus kita dorong dan dukung secara optimal," ujar Hari Wuryanto.
Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kabupaten Madiun berjanji menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pusat guna membuka akses regulasi yang lebih adil bagi para pendidik nonformal. Selain mendorong regulasi di tingkat kebijakan, Pemkab Madiun juga berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan dan penyediaan sarana pendukung pembelajaran.
Peringatan HUT HIMPAUDI ke-21 tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pejabat Dinas Pendidikan, pengurus wilayah, serta perwakilan pendidik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Madiun. Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen memperkuat sinergi demi memajukan pendidikan anak usia dini di Madiun.
Laporan: Beni Setyawan
Posting Komentar