MAGETAN (lenteraindonesianews.com) – Kasus gagal bayar yang melibatkan lembaga keuangan MSI di Kabupaten Magetan menarik perhatian kalangan akademisi. Fenomena sosial dan ekonomi tersebut kini resmi diangkat menjadi topik penelitian tesis jenjang Magister (S2) oleh Roisatul Mabrurah, mahasiswi Universitas Merdeka (Unmer) Malang.
Dalam penggalian data penelitian di lapangan, Roisatul mewawancarai tiga orang narasumber dari latar belakang profesi berbeda, yakni seorang ibu rumah tangga (Ibu RT), seorang pedagang, serta mantan nasabah MSI. ( Minggu ,9/8/2026)
Roisatul menuturkan bahwa pemilihan topik ini didasari oleh realitas kasus yang bersifat faktual dan berdampak langsung pada masyarakat. Meski demikian, ia mengaku sempat mengalami kendala saat mengumpulkan data awal karena banyaknya korban yang enggan memberikan kesaksian.
"Kasus gagal bayar MSI ini menarik karena kejadiannya faktual. Sudah beberapa kali saya mencari narasumber terutama korbannya, tetapi sebagian besar menolak," ujar Roisatul.
Proses pengumpulan data tersebut akhirnya berjalan lancar setelah mendapatkan fasilitasi dari tim media lenteraindonesianews.com yang menjembatani pertemuan antara peneliti dan para korban di Magetan.
"Atas bantuan media lenteraindonesianews.com, hari ini saya bisa mewawancarai langsung para korban MSI," lanjutnya.
Dari hasil wawancara mendalam tersebut, Roisatul menegaskan pentingnya edukasi finansial bagi masyarakat umum agar terhindar dari potensi kerugian serupa di masa mendatang. Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi pelajaran berharga dalam memilih instrumen investasi.
"Ternyata banyak hal yang bisa kita dapatkan pelajaran dari kasus MSI. Poin yang penting adalah prinsip kehati-hatian jika kita melakukan investasi di lembaga keuangan. Jangan mudah percaya akan keuntungan yang didapat, tetapi pikirkan juga risiko yang akan kita hadapi," pungkasnya.
Video kegiatan ini bisa di klik di https://www.youtube.com/@lenteraindonesianews (Jurnalis Beni Setyawan)
Posting Komentar