​Diduga Tercemar, Ribuan Ikan di Sungai Gandong Magetan Mati Mendadak


MAGETAN, lenteraindonesianews.com – Dugaan pencemaran lingkungan kembali melanda aliran Sungai Gandong, tepatnya di kawasan Kedung Gondang, Desa Sugihrejo, Kabupaten Magetan, Kamis (13/8/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan ribuan biota air, mulai dari berbagai jenis ikan hingga kecebong, ditemukan mati mengambang.


​Berdasarkan pantauan tim media lenteraindonesianews.com di lokasi, kondisi air sungai tampak berubah warna menjadi cokelat, berbusa, serta mengeluarkan aroma tidak sedap. Jenis biota sungai yang terdampak dan mati di antaranya ikan uceng, wader, tawes, endol, hingga nila. Bahkan, kecebong (bakal katak) turut mati akibat kondisi air tersebut.


​Salah seorang pemuda warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa kecewanya atas peristiwa ini. Ia menuturkan bahwa pemuda di daerahnya pernah melakukan aksi penebaran bibit ikan tawes di sungai tersebut.


​"Kami pemuda sekitar sini pernah menaburkan bibit ikan tawes ke sungai ini. Tapi sangat disayangkan, karena pencemaran ini ikan-ikan tersebut mati semua," ujarnya di lokasi kejadian. Di lokasi, ditemukan bangkai ikan tawes berukuran cukup besar mencapai berat sekitar 1,5 kilogram.

​Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan, Saif Muchlissun, memberikan respons cepat saat dikonfirmasi media melalui pesan WhatsApp.

​"Ok, terima kasih informasinya. Ini langsung saya perintahkan tim kami turun ke situ untuk melihat kondisi air Kali Gandong yang sebenarnya," jelas Saif Muchlissun.

​Hingga berita ini diturunkan, tim dari DLH Kabupaten Magetan tengah dipersiapkan untuk meninjau lokasi guna mengecek parameter air dan mengidentifikasi penyebab pasti dugaan pencemaran sungai tersebut.

Jurnalis: Beni Setyawan

Video Liputan: YouTube lenteraindonesianews

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :