MAGETAN lenteraindonesianews.com— Pemerintah Kabupaten Magetan mendorong pengalihan aktivitas anak dari ketergantungan smartphone melalui kebangkitan permainan tradisional. Hal tersebut menjadi fokus utama dalam pembukaan Festival Layang-Layang Karas 2026 di Lapangan Desa Karas, Sabtu (22/8/2026).
Gelaran yang masuk dalam Calendar of Event Kabupaten Magetan ini diinisiasi oleh pemerintah desa setempat dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Ajang ini menghadirkan kompetisi kreasi unik yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu gapangan-anggalan, kreasi umum, serta bentuk naga.
Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, hadir secara langsung untuk membuka perlombaan dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif warga Desa Karas. Menurutnya, menghidupkan kembali permainan rakyat di ruang terbuka menjadi sarana efektif dalam menekan interaksi berlebih anak terhadap gawai.
"Permainan rakyat seperti ini penting untuk dihidupkan lagi di Magetan. Selain murah, anak-anak bisa main ke lapangan, sehingga tidak terus-menerus bergantung pada gadget," tegas Kang Suyat.
Selain menyedot antusiasme masyarakat umum, perhelatan ini dinilai berhasil menjadi wadah kreativitas sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga. Pemkab Magetan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kegiatan serupa agar dapat berlangsung secara berkelanjutan sebagai pilar pelestarian budaya lokal dan promosi potensi daerah.(Red)
Posting Komentar