Madiun lenteraindonesianews.com Di tengah ancaman disrupsi moral generasi muda pada era siber, Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Madiun tak sekadar menjadi ceremonial tahunan. Memimpin upacara di Alun-Alun Reksogati Caruban, Senin (17/8/2026), Bupati Madiun Hari Wuryanto melontarkan pesan krusial tentang pentingnya mengunci jiwa nasionalisme sebagai benteng utama bangsa.
Pesan Kunci: Nasionalisme Penjaga Era Digital
Usai bertindak sebagai Inspektur Upacara, Hari Wuryanto menegaskan bahwa medan pertempuran hari ini telah bergeser. Jika para pahlawan dulu bertaruh jiwa dan raga merebut kemerdekaan, generasi masa kini dihadapkan pada gempuran nilai luar di ruang digital.
"Tantangan di era digital ini luar biasa. Oleh karena itu, kita bentengi anak-anak kita dengan rasa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme yang kuat sebagai fondasi utama," tegas Hari Wuryanto. Ia mengingatkan bahwa kedaulatan dan kemakmuran Indonesia mustahil terwujud tanpa persatuan yang solid.
Aksi Presisi dan Identitas Kampung Pesilat
Dikomandani Kapt. Inf. Norodin (Danramil 0803-13/Kebonsari), pengibaran Sang Saka Merah Putih berjalan sempurna di tangan empat pelajar terbaik daerah:
- Pembawa Baki: Syifa Aulianti Zahra (SMAN 1 Geger)
- Pengerek Bendera: Muhammad Faishol Akbar (SMKN 1 Kebonsari)
- Pengibar Bendera: Nalendra Akhmad Pradikza (SMAN 1 Mejayan)
- Pembentang Bendera: Ridho Nugroho Bayu Dwi Putra (SMAN 1 Geger)
Atmosfer nasionalisme kian membakar Alun-Alun Reksogati lewat sajian tarian kolosal pencak silat yang menegaskan identitas Madiun, disusul atraksi marching band serta aubade pelajar.
Sinergi Lintas Generasi
Upacara dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto, para bupati sepuh, pimpinan OPD, elemen masyarakat, hingga para veteran. Elemen peserta melebur dalam satu barisan—mulai dari TNI/Polri, ASN, pelajar, Pramuka, hingga Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Rangkaian acara ditutup dengan pergeseran Bupati beserta jajaran VIP ke Pendopo Ronggo Djoemeno untuk mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi dari Istana Merdeka Jakarta secara virtual (Beni Setyawan).
Posting Komentar