Memasuki Tahun Ajaran Baru, Bupati Magetan Pantau Gerakan Antar Anak Sekolah dan Soroti Penggunaan Gadget

MAGETAN, lenteraindonesianews.com – Memasuki hari pertama tahun ajaran baru periode 2026/2027, Bupati Magetan Nanik Sumatri  bersama jKepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magetan Suhardi  menggelar kunjungan kerja langsung ke sejumlah satuan pendidikan pada Senin (13/7/2026). 

Peninjauan maraton ini dilaksanakan guna memantau secara langsung implementasi Gerakan Antar Anak Sekolah serta memastikan kesiapan fasilitas sekolah menyambut para siswa baru.

​Rombongan Bupati mengawali peninjauan di SMP Negeri 1 Parang, kemudian berturut-turut bergeser menuju SMP Negeri 1 Ngariboyo, SDN 1 Ngariboyo, SMP Negeri 1 Sidorejo, dan memungkasi agenda kunjungan di SMP Negeri 1 Panekan. Kehadiran jajaran pemerintahan daerah ini bertujuan memberikan motivasi sekaligus melihat antusiasme masyarakat pada hari pertama masuk sekolah.


​Kunjungan ini juga bertepatan dengan evaluasi pasca-pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Pelajaran 2026/2027. Berdasarkan rekapitulasi data dari Dinas Pendidikan setempat, rangkaian proses penerimaan peserta didik baru tersebut telah merampungkan beberapa poin evaluasi utama:

  1. Kelancaran Serentak: Seluruh tahapan SPMB dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif secara serentak mulai tanggal 8 hingga 12 Juni 2026 lalu bagi seluruh jenjang dari PAUD hingga SMP.
  2. Mekanisme Hybrid: Pendaftaran untuk jenjang PAUD dan SD dilaksanakan secara langsung (offline) di satuan pendidikan masing-masing. Sedangkan untuk jenjang SMP, proses seleksi diselenggarakan secara daring (online) penuh melalui tautan pendaftaran mandiri oleh calon wali murid.
  3. Keterisian Daya Tampung: Dari total 39 SMP Negeri yang tersebar di 18 kecamatan di wilayah Kabupaten Magetan, tercatat sudah ada 11 SMP Negeri yang kuota pagu siswanya telah terpenuhi secara maksimal.

​Usai berakhirnya masa SPMB, agenda pendidikan di daerah tersebut langsung dilanjutkan dengan proses daftar ulang bagi para peserta didik baru yang dinyatakan lolos seleksi di masing-masing sekolah tujuan. Hari pelaksanaan kunjungan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kegiatan belajar mengajar secara formal di seluruh wilayah Kabupaten Magetan.

​Dalam arahan dan sambutannya di sela-sela kunjungan sekolah, Bupati Magetan, Nanik, menyampaikan sejumlah wejangan krusial kepada para murid, guru, maupun orang tua/wali murid yang hadir. Beliau menggarisbawahi bahwa pendidikan merupakan pilar masa depan anak yang wajib dipenuhi dan disukseskan bersama, mendampingi pendidikan karakter dasar yang telah diajarkan di dalam lingkungan keluarga.

​"Di tengah peradaban yang serba digital saat ini, saya berpesan secara khusus kepada para siswa dan seluruh orang tua/wali murid untuk membatasi pemakaian ponsel (handphone) pada anak. Pengawasan yang ketat harus konsisten dilakukan, baik saat anak berada di bawah pengawasan guru di sekolah maupun ketika berada di rumah masing-masing," tegas Nanik Sumantrio Bupati Magetan.


​Melalui imbauan tersebut, Bupati Magetan berharap pembatasan gawai secara bijak mampu menjaga fokus belajar serta melindungi tumbuh kembang mental anak-anak dari dampak negatif teknologi visual. Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus mengawal kualitas pendidikan agar melahirkan generasi yang cerdas secara akademik dan bijaksana dalam memanfaatkan teknologi. (Red)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :