Magetan http://www.lenteraindonesianews.com Aksi Masa yang teegabung dalam berbagai elemen masyarakat diantaranya Kalis, OI dan Grib Jaya membaur menjadi satu dalam aksi demo damai mendukung kejaksaan Negeri Magetan dalam pengungkapan kasus dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan tahun anggaran 2019 sampai 2023.
Konvoi Massa bergerak start dari stadion Yosonegoro -DPRD-Dinas Peternakan Perikanan-DPUPR-LH terakhir di Kejaksaan Negeri Magetan.(Kamis 16/4/2021)
Gus Anam salahsatu orator dalam aksi tersebut mengatakan " Kami ke Kejaksaan Negeri ini merupakan bentuk dukungan moril agar Kejari Magetan bisa mengungkap kasus Pokir yang sudah menjadi perhatian publik. Sudah sekian lama kasus ini mencuat tapi sampai sekarang belum ada tersangka,jangan sampai rakyat menduga ada kongkalikong antara kejaksaan dan dewan yang terjerat agar kasusnya tidak sampai ada penetapan tersangka. !" tegas Gus Anam
Saat di Gedung DPRD massa di temui langsung oleh Wakil Ketua DPRD Magetan H.Puthut Pujiono ,SH Willing Suyono dan 2 anggota lainnya.
Puthut Pujiono menegaskan " Pada prinsipnya kita dukung suara masyarakat terkait pengungkapan kasus Pokir DPRD ini agar tidak menjadi bola liar yang lari kemana mana. Saya secara pribadi juga merasa tidak nyaman akan lamanya pengungkapan kasus ini. Seakan akan semua anggota DPRD terlibat semua. Karena masih banyak juga aggota DPRD yang masih bersih yang benar benar berjuang untuk rakyat."pungkasnya.
Diakhir Demo massa membakar pocong yang merupakan simbol koruptor yang memakan uang rakyat.
(Jurnalis Beni Setyawan)
Posting Komentar