Satu Dekade Caruban Care: Menjaga Api Kepedulian, Bupati Madiun Ingatkan Pentingnya Kolektivitas


MEJAYANlenteraindonesianews.com Konsistensi pengabdian di tingkat akar rumput bukan perkara mudah. Menandai perjalanan sepuluh tahunnya, komunitas sosial Caruban Care menggelar tasyakuran dan doa bersama di Base Camp Warung Tengah Sharing, Desa Krajan, Kecamatan Mejayan, Minggu (16/8/2026).

​Momentum satu dekade ini tidak sekadar diisi dengan seremoni, tetapi ditegaskan lewat aksi nyata penyaluran santunan bagi warga yang membutuhkan. Sejak berdiri, Caruban Care terus menggerakkan pelbagai program kerakyatan—mulai dari gerakan Jumat Berbagi, santunan anak yatim dan fakir miskin, program bedah rumah, pengajian rutin, hingga tanggap darurat bencana.

​Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yang hadir langsung di lokasi, memberikan apresiasi atas daya tahan dan dampak sosial yang dihadirkan Caruban Care selama sepuluh tahun terakhir. Dalam arahannya, Hari menekankan bahwa aksi sosial yang berkelanjutan hanya bisa bertahan jika ditopang oleh solidaritas yang kokoh.

​“Mudah-mudahan kegiatan ini betul-betul bermanfaat bagi kita semua. Ternyata hidup itu tidak bisa sendiri. Kalau segala sesuatu kita pikul bersama, insya Allah lebih ringan,” tegas Hari Wuryanto.

​Bupati juga mewanti-wanti pentingnya keterbukaan dan konsolidasi internal agar ruang gerak kemanusiaan ini tetap solid dan tidak tergerus konflik internal.

​“Saya mohon Caruban Care betul-betul menjaga guyub rukun. Kalau ada masalah, sampaikan dan pecahkan bersama. Semangat berbuat baik secara bersama-sama akan membuat manfaat yang diberikan kepada masyarakat semakin luas,” tambahnya.

​Memasuki usia ke-10, tantangan Caruban Care bukan lagi sekadar memberi bantuan, melainkan merawat konsistensi. Di tengah dinamika sosial Kabupaten Madiun, keberadaan aksi nyata berbasis komunitas ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong warga masih menjadi benteng terdepan dalam menjaga ketahanan sosial. (Jurnalis Beni Setyawan)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :