MADIUN, lenteraindonesianews.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Kebonsari berhasil menyabet Juara 1 dalam Lomba Cipta Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita dan Makanan Tambahan PTP. Kegiatan bertempat di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun tersebut dilaksanakan pada Rabu (12/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Lomba ini digelar sebagai upaya memotivasi para kader dan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber bahan pangan bergizi yang dapat diolah menjadi makanan tambahan berkelas bagi tumbuh kembang balita.
Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inovasi dan kreativitas para peserta yang digawangi oleh Pokja 3.
"Kami sangat mengapresiasi kreativitas para kader PKK yang tergabung dalam Pokja 3 yang memiliki inovasi luar biasa. Tentunya ke depan, lomba kreativitas semacam ini akan terus kita kembangkan agar bisa berdampak luas bagi masyarakat Kabupaten Madiun," tutur Erni.
Ia menambahkan, meski penyiapan kegiatan lomba ini tergolong singkat—hanya dalam kurun waktu dua hari—kreativitas serta antusiasme yang ditunjukkan para peserta sangat maksimal.
Sementara itu, perwakilan TP PKK Kecamatan Kebonsari sebagai peraih Juara 1, Tri Yuniatul Fuad, yang didampingi Rusfiah Mardiani, membeberkan olahan menu yang mereka sajikan hingga berhasil meraih nilai tertinggi dari dewan juri.
"Sebagai tema hari ini, kami mengolah waluh (labu kuning), jagung, bayam, dan ikan patin. Seluruh bahan utama tersebut kami manfaatkan langsung dari pekarangan rumah," jelas Tri Yuniatul.
Tri menekankan bahwa komposisi menu yang dibuat tidak sekadar mengejar cita rasa, tetapi mendahulukan nilai gizi balita. Salah satunya penggunaan waluh yang kaya akan beta-karoten.
"Untuk waluh, nilai gizinya hampir sama dengan wortel karena mengandung beta-karoten tinggi. Kita tidak hanya mengandalkan rasa, tetapi juga nilai gizi. Menu hari ini nantinya akan kami sosialisasikan ke Posyandu agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas. Pesan kami, tetap nandur (menanam) dan manfaatkan pekarangan kita," pungkasnya.
Tonton Video Kegiatan:
Video dokumentasi kegiatan ini dapat disaksikan melalui saluran YouTube resmi: Lentera Indonesia News YouTube Channel
(lenteraindonesianews.com / Jurnalis: Beni Setyawan)
Posting Komentar