MAGETAN, Lenteraindonesianews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian nyatanya kepada masyarakat. Pemkab Magetan menggelar penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) "Bunda Kasih" serta alat bantu mobilitas bagi 40 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dari 3 kecamatan, yakni Kecamatan Ngariboyo, Magetan, dan Sidorejo.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kecamatan Ngariboyo pada Rabu (22/7/2026) ini menyerap total anggaran sebesar Rp 71,1 juta.
Acara strategis tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setda Magetan, Suci Lestari, yang hadir mewakili Bupati Magetan, Nanik Sumantri. Turut mendampingi dalam acara tersebut, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, Camat Ngariboyo, serta jajaran Muspika setempat. Penyerahan bantuan ini menjadi cermin nyata hadirnya pemerintah daerah di tengah penerima manfaat untuk memastikan hak-hak sosial warga terpenuhi.
Rasa Haru dan Syukur Penerima Manfaat
Kebahagiaan dirasakan langsung oleh para penerima manfaat yang hadir, salah satunya Nardi, warga Desa Poncol. Ia hadir mewakili sang ayah, Sukiran (75), untuk menerima bantuan berupa kursi roda.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih atas adanya program bantuan ini. Dengan adanya kursi roda ini, sangat mempermudah mobilitas ayah saya dalam beraktivitas sehari-hari," ungkap Nardi penuh haru.
Perlindungan Sosial dan Hak Lansia Sebatang Kara
Dalam sambutannya mewakili Bupati Magetan Nanik Sumantri, Asisten Administrasi Umum Suci Lestari menegaskan pentingnya perhatian khusus kepada para lanjut usia (lansia), khususnya lansia sebatang kara dan warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas.
"Para lansia membutuhkan perhatian holistik, mulai dari olahraga ringan untuk menjaga kebugaran hingga pendampingan emosional. Secara sosiologis, mereka memiliki kerentanan tinggi terhadap kelesuan fisik dan mental, keterbatasan perlindungan, serta terbatasnya aksesibilitas," jelas Suci Lestari.
Melalui Program Bunda Kasih dan pembagian alat bantu mobilitas ini, Pemkab Magetan berikhtiar memutus rantai kerentanan tersebut agar tidak ada lagi warga Magetan yang terlantar, sekaligus memastikan seluruh hak dasar sosial masyarakat terpenuhi secara adil.
Menggugah Gotong Royong dan Solusi Anggaran
Selain sebagai bentuk jaminan sosial, penyaluran bantuan di tiga kecamatan ini diharapkan dapat menginspirasi warga sekitar untuk meningkatkan rasa peduli dan budaya gotong royong membantu lansia terlantar di lingkungannya. Momen ini sekaligus menjadi tolok ukur seberapa besar kepedulian sosial masyarakat Magetan terhadap sesama.
Menanggapi pembiayaan program, Kadinsos Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, memastikan bahwa keterbatasan anggaran tidak akan menyurutkan langkah kemanusiaan ini.
"Meskipun terdapat keterbatasan anggaran, Pemkab Magetan akan terus mengupayakan pemenuhan bantuan ini secara berkelanjutan, baik dioptimalkan melalui APBD Kabupaten Magetan maupun memperjuangkan dukungan dari Kementerian Sosial," tegas Elmy Kurniarto Widodo.
Reporter: Beni Setyawan Lenteraindonesianews.com
Posting Komentar