​Semarak Sepasma 2026: Parade Keroncong Indonesia Pukau Pengunjung Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun


MADIUN, lenteraindonesianews.com – Kemeriahan memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tahun 2026 terus berlanjut. Kali ini, giliran Parade Keroncong Indonesia yang sukses tampil memukau dan menghibur masyarakat dalam rangkaian kegiatan Sepasar di Madiun (Sepasma) 2026.

​Acara yang dipusatkan di Kabupaten Madiun ini resmi dibuka oleh Bupati Madiun yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Kadin Parpora) Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati, pada Minggu (12/7/2026).

​Wadah Pelestarian Budaya dan Nostalgia

​Dalam sambutannya, Kadin Parpora Puji Rahmawati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran para musisi dan komunitas keroncong. Menurutnya, kehadiran komunitas keroncong ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi Kabupaten Madiun.

​Gelaran ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi hiburan, melainkan mampu menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus ajang nostalgia bagi para pencinta musik keroncong lintas generasi.

​“Mudah-mudahan apa yang ditampilkan ini menjadi sebuah upaya pelestarian bagi kita, menjadi suguhan bagi penikmat musik keroncong, serta menjadi obat kangen dan nostalgia bagi Bapak Ibu yang memang hobi keroncong, terutama di Kabupaten Madiun,” ujar Puji Rahmawati.


​Rangkaian Sepasma 2026 Berlanjut hingga 19 Juli

​Sebagai informasi, rangkaian acara Sepasma 2026 sebelumnya telah dibuka secara religius dan meriah melalui pengajian bersama Gus Iqdam. Pesta rakyat ini dipastikan akan terus berlangsung meriah setiap hari dengan berbagai hiburan menarik hingga 19 Juli mendatang.

​Melihat tingginya antusiasme penonton, Puji Rahmawati juga mengajak masyarakat luas, khususnya pengunjung dari luar kota, untuk tidak ragu menetap lebih lama demi menikmati seluruh rangkaian acara kebudayaan dan hiburan yang disajikan di Kabupaten Madiun.

​Parade musik keroncong ini sendiri dijadwalkan berlangsung sepanjang hari hingga malam hari. Menambah daya tarik acara, selain menyuguhkan harmoni musik dawai yang syahdu, agenda ini juga akan diisi dengan sesi talk show interaktif bersama Bupati Madiun.

​Di akhir sambutannya, Puji berharap agar sinergi dengan para seniman musik tradisional ini dapat terus terjaga di masa depan demi menjaga eksistensi musik asli Indonesia.

​“Semoga kegiatan ini dapat terus konsisten terlaksana dan komunitas keroncong Indonesia bisa kembali berpartisipasi pada tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya. (Red)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :