MAGETAN, Lenteraindonesianews.com – Di tengah gempuran tren modernisasi dan ruang digital yang kian menyita waktu generasi muda, sebuah pemandangan kontras yang menyentuh hati tersaji di Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan.
Tradisi sakral Bersih Desa yang digelar pada Minggu (12/7/2026) siang, menjadi bukti nyata bahwa estafet kepedulian budaya belum terputus.
Bukan lagi sekadar didominasi oleh kaum tua, ritual tahunan kali ini justru digerakkan oleh keringat dan dedikasi para pemuda yang tergabung dalam Remaja Tunas Harapan Dukuh Tugu.
Mereka menjadi aktor di balik layar yang bahu-membahu menyukseskan jalannya ritual, mulai dari persiapan logistik hingga mengawal jalannya rute panjang pagelaran Seni Reog Ponorogo dari grup Suwarno Krido Banjeng.
Antusiasme warga yang tumpah ruah melintasi rute dari Punden Kulon, Punden Etan (Tapal Batas), hingga berakhir di Pertigaan Dusun Tugu, tak lepas dari manajemen lapangan yang solid dari para pemuda setempat. Jarak yang lumayan jauh dan terik matahari seolah kalah oleh semangat gotong royong antargenerasi ini.
Kepala Desa Mojopurno, Suparni, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan aktif warganya, khususnya generasi muda. Menurutnya, keterlibatan anak muda adalah kunci agar nilai luhur desa tidak punah ditelan zaman.
“Bersih desa ini adalah warisan budaya suci dari leluhur dusun Tugu. Harapan kami, melalui kebersamaan ini, warga Desa Mojopurno bisa mencapai tatanan gemah ripah lohjinawi toto titi tentrem kerto raharjo, desa yang Baldatun Toyibatun Warofu Ghofur. Dengan masyarakat yang guyub rukun dan aman, kita juga mendoakan para leluhur yang telah babad desa agar diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Suparni.
Ia juga menegaskan komitmen Pemdes untuk selalu mendukung penuh pelestarian tradisi berbasis kepemudaan ini.
Nilai historis yang dijaga para pemuda ini pun bukan main-main.
Gerakan pemuda di Desa Mojopurno ini mengirimkan pesan kuat ke luar daerah: bahwa adat istiadat dan modernitas bisa berjalan beriringan tanpa harus saling meniadakan. Tradisi luhur tetap membumi di jalanan desa.
Aksi nyata dan dokumentasi lengkap kemeriahan kultural yang digerakkan oleh pemuda Mojopurno ini dapat disaksikan melalui kanal media berikut: https://youtube.com/@lenteraindonesianews?si=JyQZrvFaIJDrx22S
(Jurnalis: Sugiati)
Posting Komentar