​Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458: Lantunan Al-Qur’an di 42 Titik, Wabup Purnomo Hadi Ajak Seluruh Elemen "Ketuk Pintu Langit"


MADIUN, Lenteraindonesianews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar kegiatan spiritual Sima’an Kubro dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458. Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh para hafidz dan hafidzah se-Kabupaten Madiun pada Minggu (12/7/2026), Pemkab Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama "ketuk pintu langit" demi keselamatan, kemakmuran, dan keharmonisan daerah.

​Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat ini tersebar di 42 titik strategis di seluruh wilayah Kabupaten Madiun, dimulai sejak pagi hari pukul 05.00 WIB hingga berakhir pukul 15.00 WIB. Acara kemudian ditutup secara resmi di Pendopo Muda Graha Madiun.

​Menjaga Keseimbangan Fisik dan Spiritual di "Kampung Pesilat"


​Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, saat menutup kegiatan Sima’an Kubro menyampaikan apresiasi mendalam kepada para kiai, ulama, hafidz-hafidzah, serta seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan agenda besar ini.

​Menurut Purnomo Hadi, peringatan hari jadi kali ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen penting untuk merefleksikan kembali sejarah panjang Kabupaten Madiun yang didirikan oleh Bupati pertama, Panembahan Ronggo Djumeno, yang merupakan keturunan langsung dari Raden Patah, Sultan Demak.

​"Sejarah yang bernilai tinggi ini harus menjadi fondasi kokoh bagi generasi penerus untuk terus membangun daerah. Kegiatan spiritual ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan mental-spiritual masyarakat di bumi 'Kampung Pesilat' ini," ujar Wakil Bupati Madiun.


​Sinergi Umaro dan Ulama Demi Masyarakat yang Berkah

​Acara penutupan Sima’an Kubro ini diakhiri dengan ceramah agama yang disampaikan oleh tokoh ulama karismatik, KH. Mizan Basyari (Gus Mizan). Dalam tausiyahnya, Gus Mizan mengupas mendalam kandungan ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bermasyarakat.

​Gus Mizan menekankan bahwa sinergi yang kokoh antara pemerintah (umaro), ulama, dan elemen masyarakat adalah kunci utama untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang berkah, rukun, dan bersahaja, berkaca pada sejarah perjuangan para leluhur terdahulu.

​Hadirin dan Tokoh yang Hadir

​Prosesi penutupan sima'an berjalan dengan penuh kekhusyukan dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting serta tokoh lintas sektor, antara lain:

  • ​Para tokoh agama dan ulama karismatik Kabupaten Madiun
  • ​Jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Madiun
  • ​Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Madiun
  • ​Camat dari berbagai wilayah di Kabupaten Madiun
  • ​Ratusan hafidz dan hafidzah se-Kabupaten Madiun

​Dengan suksesnya gelaran Sima'an Kubro ini, Pemkab Madiun berharap berkah Al-Qur'an dapat senantiasa mengiringi setiap gerak langkah pembangunan kedepan, menyatukan seluruh hati masyarakat dalam bingkai keharmonisan di usia Kabupaten Madiun yang ke-458 tahun. (Red)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :