Lakon "Semar Mbangun Khayangan" Memukau Warga, Bersih Desa Sumberdodol Berlangsung Meriah


MAGETAN, lenteraindonesianews.com —  Warga Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, tumpah ruah memadati Lapangan Tirto Mudho yang terletak di belakang Kantor Desa Sumberdodol. Antusiasme masyarakat ini memuncak saat menyaksikan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk dalam rangka memperingati ritual adat Bersih Desa Tahun 2026, Sabtu malam (20/06/2026).


​Pada pergelaran tahun ini, mengangkat lakon "Semar Mbangun Khayangan", sebuah kisah pewayangan yang sarat akan makna filosofis tentang restorasi moral, kemakmuran, dan keharmonisan tatanan masyarakat.

Tradisi Turun-Temurun dan Kepedulian Sosial

Kepala Desa Sumberdodol, Karyono, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Desa, Taufik Rizal Arohman, menyampaikan bahwa kegiatan Bersih Desa merupakan agenda tahunan yang wajib dilestarikan. Selain sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

​"Kegiatan ini merupakan tradisi turun-temurun yang sudah menjadi agenda rutin kami setiap tahun. Selain melestarikan budaya, malam ini kami juga menyelipkan agenda sosial berupa penyerahan santunan kepada anak yatim dari para donatur untuk sedikit meringankan beban mereka," ujar Taufik Rizal Arohman.

Penyerahan santunan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Ketua TP PKK Desa Sumberdodol, Surati Karyono bersama Direktur BUMDes Tirta Karya Mandiri, Hendrik.

Aksi Memukau Dalang Muda Seto Trismanto


​Suasana malam Bersih Desa kian syahdu berkat dukungan cuaca yang sangat cerah. Semburat sinar bulan yang terang menambah estetika magis di sekitar area panggung Lapangan Tirto Mudho. Penonton dari berbagai generasi—tua maupun muda—tampak larut menikmati setiap jengkal jalannya cerita.


​Daya tarik utama malam itu terletak pada sang perajut cerita Ki Dalang Seto Trismanto, S.Sn. Dalang muda berbakat kelahiran Desa Tapak ini merupakan alumnus SMK Karawitan yang kemudian menyelesaikan studi tingginya di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Meskipun tergolong berusia muda, Seto tampil dengan sangat trengginas (lincah dan penuh energi). Ia dengan mahir memainkan berbagai karakter wayang kulit, menghidupkan dialog yang jenaka namun sarat akan petuah hidup. Penampilan memukaunya semakin lengkap dengan iringan suara merdu dari 5 orang waranggono yang sukses menghibur seluruh pengunjung hingga akhir acara.

​Tonton keseruan dan liputan lengkap pagelaran Wayang Kulit Bersih Desa Sumberdodol 2026 melalui kanal resmi kami:

Jurnalis: Beni Setyawan

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :