Magetan http://Lenteraindonesianews.com Produksi pertanian dan hortikultura Kabupaten Magetan semakin beragam. Hal ini tidak lepas dari kreatifitas warga petani Magetan . Salah satu yang sedang naik daun sekarang adalah kopi arabica Gayo Ngiliran. Kopi ini produksi dari Bumdes Karya Bhakti desa Ngiliran Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan.Tahun 2026 ini memasuki tahun ke 2 produksi kopi yang di tanam di lahan bawah tegakan hutan gunung Lawu melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Perhutani seluas 50 Ha.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Ngiliran Karmo (Kamis,20/5/2026) " Saat ini BUMDes Karya Bhakti sedang mengelola lahan kopi arabika gayo seluas 50 Ha. Sebenarnya yang masuk dalam PKS dengan Perhutani seluas 100 Ha , karena keterbatasan anggota sekaligus biaya perawatan awal kita masih memaksimalkan pemanfaatan 50 Ha dulu untuk budidaya kopi ini. Pengadaan bibit kopi masuk dalam APBDes tahun 2020. Kita pastikan bahwa kopi kami ini adalah varietas Arabika Gayo pertama di Magetan yang didanai dengan Dana Desa,sehingga branding Arabika Gayo tetap akan kita sematkan dalam produk kopi dari Ngiliran ini. "jelasnya
" Untuk kualitas kopi kebanggaan Desa Ngiliran kita pastikan produk kami ini masuk standar premium,karena yang kami panen harus benar-benar merah cerry. Untuk lokasi penanaman mulai 1000 sampai 1300 Mdpl .Untuk harga saat ini green bean kopi 130 ribu/kg sedangkan untuk yang roasting harganya 250 ribu/kg. Bagi masyarakat yang ingin memesan kopi Arabika Gayo Ngiliran bisa menghubungi BUMDes Karya Bhakti 0857-3611-1925 " pungkasnya.
Video lengkap kegiatan ini bisa di klik di https://youtube.com/@lenteraindonesianews?si=MM8Kce9jCZA1R4bb
( .Jurnalis Beni Setyawan)
Posting Komentar