Dinas Kesehatan Magetan adakan Workshop kesehatan ibu dalam rangka Gerakan Ibu hamil sehat

Magetan http://www.lenteraindonesianews.com Sebagai upaya menekan angka kematian ibu hamil saat melahirkan Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengadakan acara Workshop kesehatan ibu dalam rangka Gerakan Ibu hamil sehat.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Magetan Nanik Sumantri , Ketua TP-PKK Kabupaten Magetan,Kepala Dinas Kesehatan Magetan dr Rohmat Hidayat ,Pimpinan  Ponpes Al Fattah Temboro, Direktur RSUD Sayidiman ,Kepala RSAU Efram Harsana Lanud Iswahjudi dan kader Posyandu  kesehatan serta 60 ibu hamil dan suami yang ada di Desa Temboro.

Kegiatan ini dilaksanakan di Indoor Baru pondok pesantren Trangkil Desa Temboro Kecamatan Karas Kabupaten Magetan.(Selasa, 19 Mei 2026).
Kepala Dinas Kesehatan  Kabupaten Magetan Rohmad Hidayat menuturkan "
Kesehatan ibu hamil adalah pilar utama dalam mencetak generasi emas Indonesia.
 Ada beberapa faktor yang mendorong kita melakukan kegiatan ini di desa Temboro yaitu 1. selama 3 tahun terakhir ini ada 1 ibu meninggal saat masa nifas,  penyebabnya adalah adanya  hipertensi dalam kehamilan. 2. Resiko tinggi kehamilan dengan trend terus meningkat. 3 Jumlah kematian bayi dengan trend meningkat. 4.Masyarakat masih ada kendala terkait pembiayaan. "jelasnya.

Lebih lanjut Kadinkes Magetan menjelaskan " Angka Kematian ibu di Magetan pada tahun 2025 ada 9000 ibu yang meninggal, sedangkan tahun ini 2026 sampai bulan Mei ini masih zero(0).kematian ibu. Penyebab utamanya adalah ibu hamil dan keluarga tidak memahami tanda tanda bahaya kehamilan , kelahiran dan masa nifas. Hal hal yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan suami serta orang sekitarnya adalah hipertensi, pendarahan pasca melahirkan. Makanya hari ini kita juga launching gerakan Si Jamil yang merupakan singkatan dari Awasi Jaga ibu hamil. " tutupnya.
Sementara itu Bupati Magetan Nanik Sumantri menuturkan " Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang ada di desa Temboro yang sudah bersinergi dalam upaya menurunkan kematian ibu dan bayi di wilayah ini. Upaya ini adalah kerja kita bersama. Kepada seluruh ibu hamil yang di Magetan saya himbau untuk memeriksakan diri dan kandungannya minimal 6 kali selama masa kehamilan dan USG 2 kali baik di Posyandu maupun di fasilitas kesehatan yang ada. " pungkas Nanik Sumantri 
Narasumber dalam workshop ini Parminto Hadi Utomo Kepala Dinas PMD , dr Khanisyah Erza Gumilar Sp,OG,Subsp.K.Fm,PhD dari RS Unair yang membawakan materi dengan tema mempersiapkan generasi muslim sejak di dalam rahim  dan dr Dyah Nurvita Sp.OG dari  RSAU dr Efram Harsana Lanud Iswahjudi.

Video lengkap kegiatan ini bisa di klik di https://youtube.com/@lenteraindonesianews?si=MM8Kce9jCZA1R4bb
( ADV.Jurnalis Beni Setyawan)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :