Sekda Kabupaten Madiun berikan paparan dalam acara " Menjalin Sinergi Mengawal Transparansi dan Harmoni Kabupaten Madiun dan Media"


YOGYAKARTA —lenteraindonesianews.com Upaya memperkuat kolaborasi demi mewujudkan tujuan bersama dalam membangun Kabupaten Madiun serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus digelorakan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penguatan sinergi di bidang tugas masing-masing secara profesional, menjunjung tinggi etika, serta menguatkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan insan pers.


Kegiatan yang berlangsung di Hall Auditorium Hotel Royal Darmo, Yogyakarta, pada Kamis, 5 November 2026, ini menghadirkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, sebagai narasumber utama, didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Madiun, Suntoko.

 Mengusung semangat "Pemerintah membangun dengan karya, media menerangi dengan suara," pertemuan ini menegaskan posisi media sebagai mitra strategis pemerintah.


Dalam pemaparannya, Sekda Sigit Budiarto menekankan bahwa media memegang peran vital dalam memastikan setiap proses pembangunan berjalan secara transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi erat antara pemerintah dan media ini diharapkan mampu mencapai sejumlah sasaran utama, yaitu:
1. Meningkatkan keterbukaan publik.
Membangun kepercayaan kepada pemerintah.
2.Memperluas jangkauan informasi terkait program dan kebijakan pembangunan.
3 .Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.
4.Memperoleh masukan, kritik, dan aspirasi masyarakat melalui media.
5.Meningkatkan kualitas komunikasi publik serta reputasi pemerintah daerah.
6.Mencegah berkembangnya disinformasi dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Pelaksanaan sinergi ini berlandaskan pada prinsip-prinsip utama, yakni integritas, profesionalisme, keterbukaan, kesetaraan, akuntabilitas, dan senantiasa mengutamakan kepentingan publik.


Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengingatkan mengenai peran strategis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Saat ini, posisi Sekretaris—mulai dari Sekda, sekretaris dinas, hingga sekretaris desa—berperan sebagai bagian dari lini pelayanan publik yang harus responsif.


 Hal ini perlu didukung dengan adanya komunikasi dan evaluasi berkala guna membangun serta menjaga kepercayaan publik melalui transparansi.


Menutup paparannya, Sekda Sigit Budiarto menyampaikan sebuah filosofi Jawa sarat makna untuk merefleksikan pentingnya kebersamaan: "Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah."

"Rawatlah komunikasi dengan keterbukaan, jaga hubungan dengan kepercayaan. Sebab, keharmonisan antara pemerintah dan media adalah kunci utama kemajuan daerah," pesan Sekda mengakhiri pemaparannya.
(Jurnalis: Beni Setyawan)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :