Madiun lenteraindonesianews.comSebanyak 1.349 santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA/TPQ) se-Kabupaten Madiun mengikuti prosesi Wisuda Bersama Angkatan ke-11 di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban Kabupaten Madiun, Minggu (25/10/2026). Agenda rutin yang digelar bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan LKP2 TPA/TPQ ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Ketua Panitia sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Madiun, M. Jazuli, melaporkan bahwa wisuda tahun ini terasa istimewa karena tidak hanya meluluskan generasi muda, melainkan juga santri lanjut usia. Dari total 1.349 peserta, rinciannya terdiri atas 1.234 santri anak-anak dan 115 santri dewasa serta lansia. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan anggaran Pemerintah Kabupaten Madiun serta infak swadaya para peserta.
"Wisuda ini menjadi wujud apresiasi atas dedikasi para santri dalam mempelajari Al-Qur'an sekaligus mendukung visi Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan bersahaja. Momentum ini juga mengusung tema 'Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas'," kata Jazuli.
Bupati Madiun yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi secara resmi membuka jalannya prosesi wisuda. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain: jajaran Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Slamet Riyadi, Pembina LKP2 TPA/TPQ KH Moh. Shodiq, Ketua Baznas, pimpinan ormas Islam NU dan Muhammadiyah, jajaran pimpinan OPD, alim ulama, serta para camat se-Kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menyampaikan rasa bangga atas capaian seluruh santri, khususnya para wisudawan lansia yang membuktikan bahwa kewajiban menuntut ilmu berlaku sepanjang hayat, mulai dari buaian hingga liang lahat. Ia turut menekankan peran krusial TPQ sebagai benteng moral di tengah pesatnya disrupsi digital.
"TPQ adalah benteng sekaligus modal luar biasa untuk mendidik kedisiplinan dan rasa hormat kepada orang tua. Keberadaan TPQ telah nyata membentengi anak-anak dari kecanduan bermain ponsel pintar atau gadget yang kerap mengganggu tumbuh kembang mereka," tegas Wabup.
Selain mengulas nilai historis perjuangan santri dan semangat cinta tanah air, Wabup juga mengapresiasi dedikasi sekitar 2.200 ustaz dan ustazah di Kabupaten Madiun. Pemkab berkomitmen terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan para guru ngaji seiring optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada kesempatan yang sama, Baznas Kabupaten Madiun turut menyalurkan bantuan stimulus senilai Rp10 juta untuk pengembangan lembaga pendidikan Al-Qur'an.
Prosesi wisuda resmi dibuka secara khidmat oleh Wakil Bupati Madiun melalui pelafalan basmalah dan lantunan selawat bersama.(Beni Setyawan)
Posting Komentar