GARUT lenteraindonesianews.com— Semangat melahirkan generasi muda yang berprestasi, kreatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman mewarnai penyelenggaraan Pentas Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) SMA tingkat Kabupaten Garut 2026. Kegiatan tahunan yang mempertemukan pelajar SMA negeri dan swasta se-Kabupaten Garut tersebut berlangsung meriah di SMAN 11 Garut, Jalan Siliwangi, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (31/10/2026).
Ketua MGMP PAI SMA Kabupaten Garut, Eva Sofiyah, S.Ag., M.Pd., menjadi salah satu motor penggerak utama di balik suksesnya acara ini. Melalui kepemimpinannya, PENTAS PAI dirancang bukan sekadar sebagai arena kompetisi, melainkan juga ruang strategis untuk mempererat persaudaraan, menggali potensi, serta memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Dalam sambutannya saat pembukaan, Eva menegaskan bahwa PENTAS PAI memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar perlombaan untuk mencari pemenang. Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda penting yang harus terus dipertahankan sebagai wadah silaturahmi keluarga besar Guru Pendidikan Agama Islam sekaligus sarana pengembangan bakat dan kreativitas pelajar. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia, pembimbing, guru, dan pihak terkait yang telah memberikan dukungan penuh.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, H. Hamzah Rukmana, S.Ag., M.A., serta Ketua MKKS SMA Kabupaten Garut, H. Sutadi, M.Pd., yang memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan positif ini.
Tahun ini, sebanyak 426 peserta tercatat ambil bagian dalam berbagai cabang perlombaan. Penyelenggaraan kali ini merupakan hasil evaluasi dari tahun sebelumnya, dengan sejumlah cabang yang disesuaikan dan dikembangkan agar pelaksanaan menjadi lebih efektif tanpa mengurangi semangat kompetisi. Guna menjaga objektivitas dan profesionalitas, panitia melibatkan dewan juri dari kalangan profesional, pengawas pendidikan, Pokjawas, dosen, mahasiswa, hingga para ketua MGMP dan KKG.
Prestasi Lahir dari Kerja Keras
Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Eva Sofiyah menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara PENTAS PAI 2026.
"Alhamdulillah, kegiatan tahunan ini kembali dapat kami selenggarakan dengan lancar. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh anak-anak yang telah meraih prestasi. Semoga pencapaian ini semakin meningkat. Prestasi yang diraih bukan hanya karena keberuntungan, melainkan melalui proses latihan, pembelajaran, dan kerja keras anak-anak," ungkap Eva.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten Garut, H. Hamzah Rukmana, menilai PENTAS PAI merupakan momentum krusial bagi peserta didik untuk menampilkan keahlian dan potensi terbaik mereka, sehingga kelak mampu tumbuh menjadi generasi unggulan yang berdaya saing.
SMAN 1 Garut Rebut Juara Umum
Persaingan ketat antarpeserta tersaji dalam 13 cabang perlombaan. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, berikut adalah para peraih juara pertama dari masing-masing cabang:
- MTQ: Nurazrin – SMAIT Sinar Sari (Skor 91,5)
- MHQ: Risma Pujiani – SMA Plus Sukaraja (Skor 190)
- MMQ: Sopha Sakinatul F. – SMAIT Al Futuhiyah (Skor 178)
- Ceramah Putra: Moch. Azim – SMA Plus Sukaraja (Skor 184)
- Ceramah Putri: Mahaghaisan – SMAN 1 Garut (Skor 278)
- Konten Kreator: SMAN 1 Garut (Skor 98,2)
- Kaligrafi: Almaira Agni Destiani – SMAN 11 Garut (Skor 100)
- Kreasi Busana: Rossa Mulya Oktawini – SMAN 17 Garut (Skor 96)
- OLPAI: Nasya Luthfiatul H. – SMAN 19 Garut (Skor 195)
- Baca Puisi: Fathir Abdul M. – SMAN 6 Garut (Skor 192)
- Solo Religi: Syakina Afrila P. – SMAN 11 Garut (Skor 292)
- CERIS: M. Nabil Nurochman – SMAN 15 Garut (Skor 183)
- Poster Islami: Keysha Luna Aurelia – SMAN 14 Garut (Skor 186,65)
Melalui akumulasi hasil gemilang di berbagai cabang tersebut, SMAN 1 Garut sukses keluar sebagai Juara Umum PENTAS PAI SMA Kabupaten Garut 2026.
Penyelenggaraan PENTAS PAI tahun ini kembali membuktikan bahwa pendidikan agama tidak hanya berhenti pada transfer materi di ruang kelas. Lebih dari itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi bakat untuk berekspresi, kreativitas untuk berkembang, serta penanaman karakter dan akhlak mulia yang kokoh bagi generasi muda penerus bangsa.
Laporan oleh Tim Redaksi Lentera Indonesia News
Posting Komentar