Magetan http://www.lenteraindonesianews.com Kabupaten Magetan yang dikenal dengan produksi horltikultura sayur mayur ternyata juga memiliki satu potensi lagi yang belum banyak orang kenal yaitu potensi buah naga.
Sentra budidaya buah naga di Kabupaten Magetan tersebar di beberapa wilayah Kecamatan , antara lain Kecamatan Kawedanan, Takeran dan Panekan.
Berikut ini keterangan salah satu Petani budidaya buah naga Galih Purnama yang memiliki lahan buah naga.
" Alhamdulilah untuk musim buah naga tahun ini di wilayah Magetan bersamaan dengan datangnya bulan suci Ramadan. Hal ini berdampak positif bagi kestabilan harga. Dari petani harga antara Rp 10.000 sampai Rp 15.000 perkilo . Biasanya kalau musim panen raya harga jatuh bisa sampai Rp5.000 perkilo. " jelasnya.
" Untuk budidaya kita menggunakan sistem semi organik jadi kita gabungkan antara pupuk orgamik dan kimia agar bisa menghasilkan buah naga dengan kualitas yang baik dan disukai oleh pasar ,untuk kebun saya ini bisa menghasikan 1 ton dalam satu musim.Untuk kualitas hasil buah naga dari Magetan ini lebih manis dibandingkan buah naga daerah lain sehingga sangat diminati pasar. Bahkan kita sering kewalahan memenuhi permintaan akan buah naga ini. " Paparnya
" Kami para petani buah naga di Magetan juga tergabung dalam Asosiasi Petani Buah Naga "Naga Kusuma" Sehingga dalam forum ini menjadi ajang komunikasi kami untuk share ilmu dan masalah jika ada kendala dilapangan terkait buah naga dan biasanya selalu ada solusi di situ." imbuhnya.
Video lengkap kegiatan ini bisa di klik di https://youtube.com/@lenteraindonesianews?si=MM8Kce9jCZA1R4bb
( ADV./Jurnalis Beni Setyawan)
Posting Komentar