Magetan - http://www.lenteraindonesianews.com Pasar Akad Desa Wisata Simbatan yang disingkat (Pak De Sri Simbatan) yang terletak di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan yang sempat vakum selama beberapa bulan kini bergeliat lagi dengan konsep baru.
Pak De Sri Simbatan ini adalah pasar kuliner tradisonal dengan mengedepankan kearifan lokal desa Simbatan .Disini para penjual menggunakan batik lurik dengan gazebo atau kios pedagang menggunakan ornamen bambu dengan atap daun tebu kering menambah suasana tradisional. Selain itu yang unik dari Pasar ini adalah penggunaan koin batok kelapa sebagai alat transaksinya.
Sebagai upaya meningkatkan daya tariknya sebagai destinasi wisata kuliner juga akan ada atraksi joged ikan kutuk. Nah agar lebih jelas apa saja konsep baru yang akan di gelar di Pak De Sri Simbatan ini berikut keterangan Andri selaku Pokdarwis Dewi Sri Simbatan kepada media lenteraindonesianews.com " Pak De Sri Simbatan ini kita buka setiap hari Minggu jam 06:30- WIB sampai selesai . Hari ini merupakan pembukaan ke 10 setelah kita vakum beberapa bulan. Kedepan kita akan memberikan atraksi tari joged ikan Kutuk yang merupakan tarian khas dari Desa Simbatan . Nanti rencana kita setelah tanggal 22 Maret 2026 kita akan mulai siapkan." jelasnya.(Minggu,15/2/2026)
Andri menambahkan " Selain itu juga kedepan kita akan berkolaborasi dengan stake holder yang ada agar saling mendukung satu dengan lainnya contohnya pada hari ini kita mengadakan gelaran evaluasi sanggar wanda Production kita menyediakan tempat pihak sanggar mengisi kegiatannya. " pungkas Andri
Sebagai informasi di Desa Simbatan ini juga terdapat batik ciprat Langitan Simbatan yang merupakan karya disabilitas yang sudah mendunia.
Video kegiatan ini bisa di klik di https://youtube.com/@lenteraindonesianews?si=x25MposH-YE_j_PG (Jurnalis Beni Setyawan)
Posting Komentar