Magetan,http://lenteraindonesianews.com Menjelang acara Labuhan Sarangan 2026 ,jalan sisi barat Telaga Sarangan longsor. hal ini otomatis menggangu akses dan kenyamanan pengunjunng yang akan jalan jalan melintasi Telaga Sarangan kebanggaan warga Magetan ini. (Kamis,15/1/2026)
Agus Suharto Wisatawan dari Kediri menuturkan, "Sayang sekali ya ini pas ada moment Labuhan Sarangan ada longsor semoga besuk longsor ini bisa segera diatasi. Selain itu pihak pemkab agar lebih bisa mitigasi bencana karena ada batu besar yang ikut longsor. "harapnya.
Sementara itu Eka Radityo Kabid Pengembangan Pengelolaan Pariwisata, Disbudpar Kabupaten Magetan menjelaskan " Areal yang longsor itu sebenarnya sudah masuk dalam mitigasi bencana dengan memberikan papan peringatan yang kita koordinasikan dengan Perhutani selaku pemilik hutan sekitar Sarangan. Selain itu kita juga sudah berkoordinasi dengan BPBD mengingat dibawah areal rawan longsor terdapat warung yang bisa membahayakan keselamatan baik itu pengunjung maupun wisatawan. Kami sudah mengusulkan agar wilayah rawan longsor dan pohon tumbang warungnya bisa direlokasi."pungkasnya.
Dengan kontur pegunungan dengan pohon pohon sebagai penopangnya sudah semestinya areal yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung jadi perhatian seluruh stakeholder yang ada. Hal ini tidak bisa menjadi tugas salah satu pihak saja. Kolaborasi antara Pemkab Magetan, Perhutani, BPBD serta masyarakat Sarangan sendiri adalah kunci guna menjaga agar Sarangan menjadi tempat wisata yang aman,nyaman dan Ngangeni bagi wisatawan.
Sebagai informasi besuk Jumat 16 Januari 2026 akan diadakan Labuhan Sarangan dengan beragam atraksi budaya. (Jurnalis Beni S)
Posting Komentar